LIVE IN SMPK 4 PENABUR “GIVING IS LIVING”

Pada tanggal 3 Oktober hingga 6 Oktober, seluruh anak kelas 7 bilingual dan beberapa anak kelas 9 bilingual mengikuti kegiatan live in di Desa Jayagiri, Lembang. Kami berangkat dari Stasiun Gambir dengan keberangkatan keretab pukul 08.45 WIB. Sesampainya di Stasiun Bandung yaitu pukul 12.00, kami langsung makan siang dan menuju GKP Lembang dengan nebaiki angkot.

Sesampainya di sana, kami berkenalan dan menuju induk semang kami. Setelah itu, kami pun mengikuti acara tradisional Sisingaan. Acara tersbur berkahir pada pukul 18.00. Kami pun kembali ke rumah induk semang dan beristirahat.

Hari ke dua, tanggal 4 Oktober, kami mengabiskan pagi dan siang kami bersama induk semang kami masing-masing. Kegiatan hari itu bermacam-macam, ada yang ikut memberi makan sapi, memotong rumput dan berkebun. Pada pukul 1 siang, kami berkumpul di posko untuk membuat tiga kue tradisional, yaitu kue ciuk, kue katimus, dan kue putri noong. Setelah itu, kami memainkan alat musik tradisional seperti gong, angklung, dan juga angklung secara bergantian. Pada pukul 4 sore, kami belajar tarian tradisional Jaipong, dan kami pun menari dengan riang gembira. Setelah selesai, kami kembali ke rumah ibu asuh kami untuk mandi dan makan malam. Sesudah makan malam, kami mengajak keluarga ibu asuh kami untuk menonton Zootopia bersama-sama di rumah para guru kami. Kami selesai menonton pada pukul 9 malam dan kembali ke rumah ibu asuh kami untuk beristirahat.

Tanggal 5 Oktober, yaitu hari Jumat, merupakan hari yang paling menyenangkan bagi kami. Kami mengajar murid kelas 2 SDN 12. Saat kami masuk ke kelas tersebut, anak-anak dengan semangat meneriakkan yel-yel mereka untuk menyambut kami. Kami mengajarkan nama-nama binatang kepada mereka, dan mereka pun mendengarkan dengan antusias. Kami pun bermain quiz dengan anak-anak kelas 2 itu. Setelah selesai mengajar, kami membagikan sebuah pensil, lollipop, dan goodie bag untuk masing-masing anak.

Pada pukul 14.30 WIB, kami berkumpul di posko dan bersiap-siap untuk bazaar hingga pukul 06.00 WIB. Setelah bersiap-siap selama 2 jam untuk menata baju, celana, tas, boneka, dam sembako, kami pun berjualan. Suasana saat bazaar berlangsung sangat ramai. Ibu-ibu, bapak-bapak, anak-anak, maupun nenek-nenek datang untuk melihat dan membeli barang-barang yang kami jual.

Hari terakhir tanggal 6 Oktober, kami dibangunkan pada pukul 5 pagi dan berolahraga bersama teman-teman kami  posko. Pada pukul 08.00 WIB, kami bersiap-siap ke GKP Lembang untuk perpisahan, karena acara live in sudah selesai. Kami pun mengadakan acara perpisahan dengan makan bersama, ibadah, dan foto-foto bersama induk semang. Pada pukul 11.00 kami harus menuju ke stasiun Bandung. Akhirnya kami pun tiba di Jakarta pukul 18.00 WIB.

 

Joanna kelas (7F)