Baksos SMPK 4 Penabur 2017

SMPK 4 PENABUR Berbagi Kasih di Wisma Tuna Ganda Palsigunung

Bakti sosial merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh SMPK 4 PENABUR Jakarta untuk dapat menumbuhkan rasa empati dan berbagi kasih kepada sesama. Kegiatan Bakti Sosial SMPK 4 PENABUR dilaksanakan pada tanggal 29 April 2017 dengan mengambil tema, “Kita Berbagi”. Bertempat di Wisma Tuna Ganda Palsigunung, Jl. Raya Bogor, Cimanggis, Depok. Panti ini menampung orang-orang kurang beruntung yang mengalami ketidaksempurnaan di dalam hidupnya, bahkan tidak hanya satu kekurangan yang mereka alami, namun lebih dari itu mereka menderita tuna ganda. Kebanyakan penghuni panti merupakan orang-orang yang memiliki keterbelakangan mental, kesulitan berbicara, bahkan lumpuh. Mereka ini ada yang dititipkan oleh kedua orang tuanya, namun banyak juga yang tidak hanya sekedar menitipkan, bahkan ditinggalkan begitu saja di panti. Sebagian besar dari mereka bukan lagi anak-anak, namun tingkah laku mereka seperti layaknya anak-anak. Adapun bentuk kegiatan Baksos ini yaitu: Membagikan paket sembako, uang tunai dan kebutuhan penghuni wisma yang dikumpulkan dari donasi siswa-siswi SMPK 4 PENABUR.

Saat bus kami tiba dan kami mulai memasuki panti, terlihat raut  penghuni panti yang senang menerima kedatangan kami. Mereka sudah mulai berkumpul di tempat acara berlangsung. Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB. Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Panitia Baksos (Bp. Yohanes Parlindungan), Kepala Sekolah SMPK 4 PENABUR (Ibu Esther Mukim, S.Pd., M.Si.) dan Perwakilan dari Yayasan. Kemudian dilanjutkan dengan acara pemberian bingkisan secara simbolis oleh Kepala Sekolah kepada Perwakilan dari Yayasan.

Saatnya pengenalan lokasi panti. Semua siswa siswi, Kepala Sekolah, juga guru-guru mengunjungi anak-anak penghuni panti yang kebanyakan dari mereka mengalami cacat fisik (lumpuh) dan melakukan aktivitasnya hanya di dalam tempat tidur mereka. Dan bahkan ada beberapa yang terpaksa kakinya diikat agar mereka tidak menyakiti teman bahkan diri mereka sendiri. Kami berkeliling melihat aktivitas anak-anak di panti. Ada yang menjabat tangan mereka, bercanda dengan mereka, mencoba mengobrol dengan mereka meskipun mereka tidak bisa berkomunikasi dengan baik. Bahkan beberapa dari kami juga berfoto bersama mereka. Mengharukan melihat kondisi mereka yang memiliki kekurangan fisik dan mental, tetapi mereka masih tetap bersuka cita menjalani kehidupan setiap harinya. Mereka tetap bersekolah di dalam panti meskipun usia mereka sudah dewasa. Penghuni panti berjumlah 27 orang penderita tuna ganda. Ada yang berusia 9 tahun hingga 49 tahun.

Acara diisi dengan hiburan dari badut dan Minnie Mouse yang melakukan atraksi sulap juga games untuk menghibur para penghuni panti. Acara berlangsung dengan meriah diiringi gelak tawa penghuni panti dan siswa siswi SMPK 4 PENABUR. Penghuni pantipun menyumbangkan suara mereka. Mereka bernyayi lagu anak-anak.

Kegiatan Baksos ini berjalan dengan lancar. Dan acarapun selesai hingga pukul 11.00 WIB. Dengan kegiatan ini para siswa dan siswi akan dapat lebih bersyukur atas apa yang mereka miliki. Sedikit perhatian dan kasih sayang kepada para penghuni panti dapat membuat mereka bahagia.

(Riana)