Kegiatan Peringatan Sumpah Pemuda SMPK 4 Penabur

Mari (ber)Sumpah Pemuda!

 

“Katanya berbahasa satu, kok campur-aduk..”

Itulah sindiran yang kerap muncul terlebih menjelang hari sumpah pemuda. Ya, tentu karena salah satu bunyi sumpah pemuda adalah janji untuk menjunjung bahasa Indonesia. Bila diamati, bahasa asing kini memang lebih menjadi primadona dalam percakapan sehari-hari daripada bahasa Indonesia. Tampaknya kebanggaan menggunakan bahasa Indonesia mulai luntur. Inilah salah satu alasan yang mendasari peringatan Sumpah Pemuda tahun ini, memupuk kebanggaan berbahasa Indonesia.

Untuk mewujudkannya, OSIS melalui panitia Sumpah Pemuda mengadakan berbagai acara, diantaranya jumpa pengarang dan lomba kebahasaan. Jumpa pengarang dilaksanakan 26 Oktober 2016 sedangkan lomba-lomba kebahasaan dilaksanakan beberapa hari dalam rentang bulan Oktober. Cabang lomba yang dipertandingkan adalah musikalisasi puisi, mading, pembaca berita, menulis fabel, dan menulis cerpen.

Selaian kemeriahan berbagai lomba, dalam peringatan hari Sumpah Pemuda ini, seluruh siswa, guru, dan karyawan mengenakan pakaian adat. Kegiatan berbaju adat ini baru pertamakai digelar di SMPK 4 lho.. Wah, tampak meriah sekali, ya!